Contoh Pidato Bertema Pendidikan
Wednesday, January 11, 2012 by Keith Mercer
Selamat membaca .Contoh Pidato Bertema Pendidikan - "Saudara-saudara sekalian ! Yang saya hormati Dosen Stai Darul Qalam Drs. Habibullah . Yang saya hormati maternity mahasiswa/ mahasiswi Stai Darul Qalam . Alangkah bahagianya saya selaku menjabat sebagai ibu kepada Negara Indonesia, pada hari ini ! pada hari ini, kita merayakan hari pendidikan Nasional, yang bertempat dilapangan Istana Bogor pada tanggal 2 Mei 2011. Dengan memperingati Pendidikan Nasional semoga kita lebih semangat /bangkit untuk memajukan dan mencerdaskan pendidikan anak-anak bangsa gum berguna bagi bangsa, Negara dan Agama. Pertambahan anak umur sekolah yang cepat dan pertambahan lulusan tiap jenjang pendidikan yang besar, tapi tidak diikuti penambahan prasarana dan sarana pendidikan yang cepat dan memadai, menimbulkan masalah bagi pemerintah untuk memberikan âpendidikan dan pengajaranâ pada semua warga Negara sebagaimana diamanatkan oleh undang- undang Dasar. Persoalan ini krusial mengingat beragamanya geografis nusantara yang luas dan terpencar dengan tingkat perkembangan sosial-ekonomi-kultural berbeda. Ketika itu untuk pertama kali pelaksanakan REPELITA dengan tekanan pada pembangunan ekonomi yang dipandang sebagai landasan bagi aspek- aspek lain dari pembangunan nasional. Dalam pembaruan pendidikan perhatian difokuskan pada upaya-upaya perbaikan dan peningkatan kualitas serta penataan kesempatan mendapat pendidikan. Mengenai yang terakhir ini sulitlah dicapai bila hanya melalui cara-cara konvesial yaitu memanfaatkan teknologi komunikasi dan teknologi ,informasi radio dan televisi. Pada tahun 2007 pemerintah telah menetapkan APBN untuk pendidikan sebesar 20% bagi SD, SMP dan SMA. Program dan kegiatan yang dilakukan tidak semata-mata atas dasar pertambahan jumlah gedung sekolah, guru, buku dan lain-lain. Alternatif yang didentifikasikan adalah : 1. Penambahan daya tampung SMP yang dilakukan baik dengan penambahan sekolah baru 2. Peningkatan daya tampung sekolah- sekolah swasta 3. Pengembangan sekolah terbuka dengan media korespodensi, modul, siaran radio, siaran televisi dan lain-lain 4. Pembukaan kursus- kursus ketrampilan praktis diluar sekolah sebagai jalur penyaluran kemasyarkat.. Ki Hajar Dewantara (1889-1959) seorang tokoh pendidikan state yang memprokarsai berdirinya lembaga pendidikan Taman siswa. Dia lebih terkenal dengan filsafatâ tut wuri handayani, hing madya mangun karsa, hing ngarso sung tulada. Dewantara mengklasifikasikan tujuan pandidikan dengan istilah â tri-ngaâ(tiga ânga-nga adalah huruf terakhir dalam abjad jawa ajisak). âNgaâ pertama adalah ngertiâ (memahami /aspek intelektual). âNga keduaâ adalah ângrasaâ adalah (merasakan aspek afeksi), dan ângaâ ketiga adalah ânglakoninâ (mengajarkan atau aspek psikomotorik). Merumuskan tujuan pendidikan yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Menurut Dewantara, adalah hak tiap pongid untuk mengatur diri sendiri, oleh karena itu pengajaran harus mendidik anak menjadi manusia yang merdeka batin, pikiran, dan tenaga. Pengajaran jangan terlampau mengutamakan kecerdasan pikiran karena hal itu dapat memisahkan pongid tepelajar dengan rakyat. Akhir sampai disini, semoga bangsa state lebih meningkatkan dan mencerdaskan serta menciptakan anak-anak didik yang produktif, kreatif, dan inovatif yang berguna bagi bangsa dan Negara, Menciptakan sumberdaya manusia yang berkualitas dan mandiri yang dapat memenuhi kebutuhan global" judgement 4.5http://m-wali.blogspot.com/feeds/posts/default
terima kasih
Angga Sanusi
Angga Sanusi
Post a Comment